Perkuat Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau, Kakanwil Kemenag Sumsel Ikuti Salat Istisqa Bersama Gubernur di Griya Agung

Menurutnya, Salat Istisqa bukan sekadar ritual ibadah, melainkan momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperbanyak istigfar, merendahkan hati, dan menyatukan saf dalam memohon pertolongan Allah SWT.
“Salat Istisqa adalah bentuk kepasrahan dan permohonan ampun kita kepada Allah SWT. Di samping berbagai langkah penanganan teknis dan ikhtiar lahiriah yang terus diupayakan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait dalam menanggulangi dampak kemarau, ikhtiar batin melalui doa dan zikir bersama seluruh komponen masyarakat ini sangat krusial agar rahmat berupa hujan yang membawa manfaat segera dicurahkan bagi bumi Sumatera Selatan,” ujar Syafitri Irwan.
Lebih lanjut, Syafitri menegaskan bahwa Kemenag Sumsel terus mendorong seluruh jajaran di tingkat Kabupaten/Kota hingga KUA dan madrasah untuk menggerakkan masyarakat dalam memperbanyak doa, menjaga kondusivitas, serta merawat lingkungan sekitar.
Melalui sinergi spiritual antara pemerintah daerah, ulama, instansi vertikal, dan elemen masyarakat ini, diharapkan kondisi lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat terhindar dari dampak polusi udara dan krisis air bersih.





