Feby Herman Deru Minta Kader PKK Sumsel Jadi Pelindung Anak dari Kekerasan Seksual

Perhatian khusus juga diarahkan pada penggunaan gawai oleh anak. Feby menilai teknologi dan media sosial dapat memberikan manfaat, namun di sisi lain juga menyimpan berbagai risiko apabila tidak disertai pengawasan orang tua.
“Media sosial punya sisi positif dan negatif. Maka, para ibu hendaknya bisa membatasi penggunaan gawai bagi anak. Bagaimana para ibu bisa bijak dalam pengasuhan anak,” pesannya.
Feby juga mengajak para kader untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, upaya melindungi anak tidak hanya dilakukan di dalam rumah, tetapi membutuhkan kepekaan masyarakat terhadap berbagai kondisi yang berpotensi membahayakan anak.
“Saya berharap para ibu lebih memperhatikan keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Saya mengajak ibu semua untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Feby turut mengingatkan kader PKK agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia juga meminta para ibu memperhatikan dampak judi online dan pinjaman online yang dapat membawa persoalan bagi keluarga, termasuk terhadap anak.
Kegiatan peningkatan kapasitas Pokja I TP PKK se-Sumsel ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan kader dalam menjalankan fungsi edukasi di tengah masyarakat. Dengan peran aktif keluarga dan lingkungan, perlindungan anak diharapkan semakin kuat sehingga rumah dan lingkungan sekitar benar-benar menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.(YL)





