Herman Deru: Dalami CCTV Tol Palindra Jika Karhutla Sengaja Dibakar

“Pulangnya sampai Jembatan Musi 2 saya lihat tadi nyala lagi, 1 hektare hanya dalam beberapa menit. Saya minta kejadian karhutla ini didalami betul, nanti kita ajak Brida,” katanya.
Selain penanganan dari pemerintah dan aparat, Deru menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap kebakaran.
Ia meminta perangkat lingkungan seperti ketua RT tidak menunda laporan apabila menemukan titik api. Informasi tersebut diharapkan segera diteruskan kepada Babinsa dan pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.
“RT juga harus cepat, jika ada kejadian segera melapor ke Babinsa. Babinsa langsung mengejar melakukan pemadaman bersama pihak terkait. Mohon bantuan semua pihak agar bisa ditangani bersama-sama,” ujarnya.
Deru menambahkan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lahan. Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu mobilitas masyarakat, menurunkan jarak pandang, menghambat produktivitas hingga berpotensi mengganggu kesehatan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengambil peran dalam mencegah terjadinya kebakaran, baik yang dipicu faktor manusia maupun kondisi alam.
“Sengaja tidak sengaja, faktor alam, faktor manusia, karhutla ini sangat mengganggu aktivitas, produktivitas, jarak pandang, dan kesehatan. Semua kita harus ikut menjaga diri dan keluarga kita,” pungkas Herman Deru.(YL)





