Lima Tahun Jadi Misteri, Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Rani dan Ayuhana di Banyuasin

BANYUASIN, SRIWIJAYATERKINI.CO – Misteri hilangnya dua perempuan, Rani (23) dan Ayuhana (18), yang sempat menjadi teka-teki selama hampir lima tahun, perlahan menemukan titik terang. Keduanya diduga menjadi korban pembunuhan setelah polisi menemukan tulang-belulang manusia di sebuah rumah kosong di wilayah Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin.
Temuan tersebut bermula dari informasi masyarakat pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 10.12 WIB. Warga melaporkan adanya tulang-belulang manusia di sebuah rumah kosong yang berada di Jalan Kebun Jeruk, Perumahan Rakyat RT 01 RW 01, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Polres Banyuasin dengan mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memasang garis polisi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan sejumlah benda yang ditemukan di sekitar lokasi.
Beberapa barang yang ditemukan turut menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan. Di antaranya tas sekolah, buku pelajaran, seragam SMP dan SMA, jilbab, sepatu, hingga sejumlah barang pribadi dan perhiasan yang diduga memiliki keterkaitan dengan kedua perempuan tersebut.
Petunjuk tersebut kemudian mengarah pada kasus orang hilang yang terjadi pada 2021.
Rani dan Ayuhana diketahui dilaporkan menghilang pada Rabu (27/10/2021). Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya disebut berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor Honda Legenda berwarna hitam.
Namun, hingga sore sekitar pukul 16.00 WIB, keduanya tidak kunjung pulang. Keluarga yang mulai khawatir kemudian melakukan pencarian sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Kelapa.
Sejak laporan itu dibuat, keberadaan keduanya tidak diketahui. Hingga akhirnya, penemuan tulang-belulang manusia di rumah kosong tersebut membuka kembali penyelidikan dan mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Polisi bergerak cepat. Dalam kurun waktu sekitar 1×12 jam setelah penemuan tersebut, dua pria yang diduga terlibat berhasil diamankan.
Keduanya masing-masing berinisial RS (27) dan DK (25). RS ditangkap di kawasan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa. Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi kemudian bergerak ke wilayah Sei Sedapat dan mengamankan DK.





