Madrasah Jadi Pilihan Utama Warga Sumsel, Kakanwil Kemenag Kukuhkan Pokjawas 2026–2030

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Mohd. Iqbal Romzi menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kelembagaan Pokjawas Madrasah di Sumsel.
Ia menilai keberadaan pengawas memiliki posisi strategis dalam memastikan madrasah mampu berkembang tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik.
Iqbal memaparkan delapan peranan strategis yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan madrasah modern. Di antaranya madrasah sebagai majelis ilmu dan zikir, tempat pembinaan akidah dan akhlak, lingkungan pendidikan yang menyenangkan, rumah ibadah yang indah, arena pengembangan diri, sekolah kehidupan, area bebas maksiat, serta lingkungan yang ramah terhadap kebajikan.
Menurutnya, konsep tersebut penting agar madrasah mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual dan karakter.
“Delapan peranan vital ini merupakan fondasi penting agar madrasah tidak hanya melahirkan siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter mulia,” ujar Iqbal.
Ia juga menegaskan komitmen Komisi VIII DPR RI dalam mendorong kebijakan serta dukungan terhadap peningkatan kapasitas pengawas dan sarana pendidikan madrasah di Sumatera Selatan.
Melalui pengukuhan kepengurusan baru dan Rakerwil tersebut, Pokjawas Madrasah Sumsel diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang lebih terukur dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Koordinasi lintas daerah juga diharapkan semakin kuat sehingga pengawasan madrasah tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi berkembang menjadi pendampingan yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola lembaga pendidikan Islam.
Dengan demikian, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah dapat diiringi dengan kualitas pendidikan yang semakin baik di Bumi Sriwijaya.(YL)





