Momentum Halal Bihalal, Herman Deru Ajak ASN Maknai Efisiensi sebagai Kontribusi Nyata untuk Negara

“Efisiensi adalah bagian dari kontribusi kita kepada negara. Namun pelaksanaannya harus cermat agar tidak mengganggu pelayanan publik maupun ekosistem ekonomi di masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, melainkan menjaga keberlanjutan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Minimal masyarakat tetap merasa nyaman. Artinya, infrastruktur harus tetap terpelihara dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, Herman Deru turut menyinggung keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia memastikan kebijakan efisiensi tidak akan menimbulkan persoalan baru, termasuk penambahan pengangguran.
“PPPK di Sumsel tetap berkelanjutan sebagai bagian dari ASN. Justru dengan ketenangan ini, saya minta seluruh ASN meningkatkan dedikasi, bekerja lebih optimal, dan tidak menambah persoalan baru,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa ASN merupakan panutan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pegawai dituntut untuk selalu responsif, peka terhadap kebutuhan publik, serta konsisten mendukung dan menjalankan program pemerintah pusat.
“Dengan semangat halal bihalal, mari kita perkuat komitmen, tingkatkan kinerja, dan bersama-sama menjaga kesinambungan pembangunan di Sumatera Selatan,” pungkasnya.
Usai memimpin apel, Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Edward Candra, para kepala OPD, serta Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) melaksanakan halal bihalal dengan seluruh pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, mulai dari dinas, badan, hingga biro.(YL)





