Tutup SMANDA FEST Ke-11, Wawako Franky Nasril puji Kreativitas dan Jiwa Kepemimpinan Siswa
SMANDA FEST Ke-11 di SMAN 2 Prabumulih resmi ditutup. Wawako Franky Nasril apresiasi kreativitas, sportivitas, dan jiwa kepemimpinan siswa. (Foto: Istimewa/majalah.sriwijayaterkini.co) PRABUMULIH,...

PRABUMULIH, SRIWIJAYATERKINI.CO – Gelaran SMANDA FEST Ke-11 di SMA Negeri 2 Kota Prabumulih resmi berakhir. Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih, turut menghadiri rangkaian penutupan kegiatan tersebut, Jumat (11/9/2026).
Penutupan agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan, Ketua GOW Kota Prabumulih Nuning Mulya Franky, Staf Ahli Pemkot Prabumulih Hj. Reni Indayani Fikri, S.KM., M.Si., serta Kepala SMAN 2 Prabumulih Yusrianto, S.Pd., M.Pd.
Di hadapan para siswa dan tamu undangan, Franky Nasril mengapresiasi keberlangsungan SMANDA FEST yang telah memasuki penyelenggaraan ke-11. Menurutnya, konsistensi tersebut menunjukkan adanya komitmen sekolah dalam menyediakan ruang bagi siswa untuk berkembang di luar kegiatan belajar mengajar di kelas.
Franky menilai SMANDA FEST memiliki nilai lebih karena memadukan berbagai kegiatan yang dapat mengasah kemampuan siswa, mulai dari bidang akademik, seni, hingga olahraga.
“Ini bukan sekadar ajang lomba dan hiburan. Ini adalah bukti bahwa SMANDA terus menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sportivitas, dan jiwa kepemimpinan,” ujar Franky.
Ia mengatakan, pengalaman selama mengikuti maupun mengelola kegiatan seperti SMANDA FEST dapat menjadi pembelajaran penting bagi siswa. Mereka tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan, tetapi juga belajar membangun kerja sama, menghargai proses dan menerima hasil dengan sikap dewasa.
Menurutnya, kemenangan dalam sebuah perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sikap rendah hati ketika meraih prestasi serta tetap menjunjung sportivitas saat mengalami kekalahan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.











