Bawa Misi Tembus 4 Besar Nasional, 95 Kafilah MTQ Sumsel Dilepas ke Semarang

Ia justru mendorong para qari, qariah, hafiz dan hafizah untuk tampil percaya diri serta menjaga kekompakan selama mengikuti perlombaan.
“Kunci utama kemenangan adalah kekompakan dan keberanian. Jangan ragu dan jangan takut, tampil saja secara lepas,” ujar Herman Deru.
Menurut Herman Deru, mental bertanding menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Karena itu, para peserta diminta menjaga fokus, keharmonisan tim dan kondisi mental selama berada di arena perlombaan.
Ia juga mengingatkan peserta untuk membatasi penggunaan telepon genggam selama kompetisi agar konsentrasi dan stamina mental tetap terjaga.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan. Ia meminta seluruh anggota kafilah menjaga kesehatan, meluruskan niat dan memberikan penampilan terbaik selama mengikuti MTQ Nasional.
“Doa dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan menyertai langkah Kafilah Sumsel. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta takdir kemenangan untuk membawa Sumsel menembus posisi empat besar nasional,” kata Syafitri.
Setibanya di Jawa Tengah, Kafilah Sumsel akan mengikuti sejumlah agenda MTQ Nasional XXXI, mulai dari Malam Taaruf, pembukaan yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Simpang Lima Semarang pada 12 September, rangkaian perlombaan hingga penutupan pada 19 September 2026.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, Kafilah Sumsel kini membawa harapan untuk mempertahankan posisi lima besar sekaligus mencatatkan peningkatan prestasi dengan menembus empat besar nasional.(YL)





