Pangdam II/Sriwijaya Bekali Mahasiswa Baru UIN Raden Fatah Wawasan Bela Negara

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Ratusan mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang mendapat pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ketahanan nasional. Pesan tersebut disampaikan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., saat menjadi pemateri Kuliah Iftitah di Academic Center Building UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (10/9/2026).
Mengangkat tema “Membangun Indonesia Tangguh Melalui Sinergi TNI, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat dalam Memperkuat Ketahanan Nasional”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai bela negara kepada mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Kuliah Iftitah dibuka oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A. Sejumlah pejabat utama Kodam II/Sriwijaya, para wakil rektor, dosen, serta sivitas akademika UIN Raden Fatah turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam pemaparannya, Pangdam II/Sriwijaya menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia yang kini berkembang semakin kompleks. Ancaman terhadap ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menyentuh persoalan ideologi, terorisme, radikalisme, perang informasi hingga perubahan iklim.
Menurut Ujang Darwis, menghadapi berbagai tantangan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. TNI, perguruan tinggi dan masyarakat dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun ketahanan nasional.
“Ketahanan nasional tidak bisa dibangun secara parsial. Harus ada sinergi yang kuat antara TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat,” tegas Pangdam.
Di hadapan mahasiswa baru, Pangdam juga mendorong generasi muda untuk mengambil peran melalui peningkatan kemampuan dan kompetensi. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu menjaga persatuan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Ia berpesan agar mahasiswa terus memupuk rasa cinta tanah air dan ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat.





