Dipicu Dugaan Perselingkuhan, Pekerja Bendungan Tiga Dihaji Tewas, 2 Terduga Pelaku Serahkan Diri

Akibat kejadian itu, SH mengalami luka dan memar, terutama pada bagian wajah. Korban kemudian mendapat perawatan sebelum dibawa kembali ke tempat kosnya oleh rekan-rekannya.
Kondisi SH ternyata terus memburuk. Setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya, korban akhirnya meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026) pagi sekitar pukul 05.00 hingga 05.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Aston L. Sinaga membenarkan bahwa dua terduga pelaku telah menyerahkan diri.
Menurutnya, JK dan IN datang dengan didampingi keluarga dan selanjutnya langsung diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Iya, hari ini dua pelaku telah menyerahkan diri. Kedua pelaku datang didampingi pihak keluarga dan selanjutnya kami proses sesuai ketentuan hukum dan undang-undang yang berlaku,” ujar Aston.
Penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku dan sejumlah saksi. Keterangan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai bagian dari proses penyidikan.
Aston mengapresiasi langkah JK dan IN yang memilih menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.
“Kami mengapresiasi para pelaku yang taat hukum dan dengan sadar atas perbuatannya datang menyerahkan diri,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan emosi karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan merugikan banyak pihak.
“Terlepas dari adanya persoalan, jangan mengedepankan emosi yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Aston menambahkan, para terduga pelaku disebut telah menyadari perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah pihak, terutama keluarga korban.
“Para pelaku telah menyadari atas perbuatannya dan meminta maaf kepada semua pihak, terutama kepada keluarga korban,” pungkasnya.
Polres OKU Selatan masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan pekerja proyek Bendungan Tiga Dihaji tersebut meninggal dunia.(BOY)





