Herman Deru Buka Suara soal Antrean BBM Bersubsidi di Sumsel

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU akibat pengisian BBM bersubsidi menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Gubernur Sumsel H. Herman Deru memimpin langsung rapat koordinasi untuk mencari solusi atas persoalan tersebut di Griya Agung, Palembang, Selasa (8/9/2026).
Dalam rapat itu, Herman Deru meminta seluruh pihak terkait membuka informasi secara transparan mengenai rantai penyediaan hingga distribusi BBM bersubsidi kepada masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan diperlukan agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya apabila terjadi kendala dalam proses penyaluran BBM.
“Saya ingin semua cluster, dari FAME sampai distribusi ke konsumen, seterbuka-terbukanya kepada masyarakat. Masyarakat harus tahu. Kalau ada kendala, kita atasi bersama,” tegas Herman Deru.
Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya berkewajiban melakukan pengawasan terhadap proses pengelolaan BBM di lapangan. Lebih dari itu, pemerintah harus memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang optimal.
Herman Deru juga meminta persoalan ketersediaan dan kuota BBM bersubsidi menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kebutuhan masyarakat Sumsel harus disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas.
“Jangan sampai masyarakat membutuhkan, tetapi kuotanya tidak mencukupi. Ini yang harus kita perhatikan bersama,” ujarnya.





