Kakanwil Kemenag Sumsel Hadiri Pengukuhan IWSS, Soroti Peran Perempuan Jaga Kerukunan

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Kiprah perempuan asal Sulawesi Selatan di Sumatera Selatan diharapkan semakin kuat dalam menjaga kerukunan dan mempererat persatuan di tengah masyarakat yang multikultural.
Harapan tersebut mengemuka dalam Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (9/9/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan turut menghadiri prosesi pelantikan yang menandai dimulainya kepengurusan baru PW IWSS Sumsel di bawah kepemimpinan Andi Siti Nurbaya.
Syafitri menilai organisasi paguyuban seperti IWSS memiliki posisi strategis dalam menjaga hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Selatan. Menurutnya, keberadaan organisasi berbasis kedaerahan tidak hanya menjadi ruang mempererat silaturahmi, tetapi juga dapat menjadi jembatan dalam membangun toleransi.
“Kehadiran paguyuban seperti IWSS bukan sekadar wadah silaturahmi warga perantauan Sulawesi Selatan, melainkan mitra strategis Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam merawat kerukunan antarumat beragama, antarsuku, dan antargolongan,” kata Syafitri.
Ia juga menyoroti besarnya peran perempuan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Perempuan, kata dia, memiliki pengaruh penting mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
“Perempuan memiliki peran sentral dalam membangun ketahanan keluarga, mendidik generasi muda berkarakter, serta menyebarkan nilai-nilai kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Kanwil Kemenag Sumsel membuka peluang kolaborasi dengan PW IWSS untuk mengembangkan berbagai program yang berkaitan dengan keagamaan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan moderasi beragama.
Syafitri berharap kepengurusan baru IWSS mampu menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi komunitas internal, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat Sumatera Selatan secara luas.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan IWSS agar mampu menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Sumsel.
Pesan pertama yang disampaikan Herman Deru berkaitan dengan penghormatan terhadap budaya lokal. Ia meminta warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Sumatera Selatan tetap menjunjung nilai kearifan daerah tempat mereka tinggal.





