Kronologi Hilangnya Bripda Rizki Ardianto Saat Tugas di Perairan Sungai Badak

Namun, saat ditemukan, personel Direktorat Samapta Polda Sumsel tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan mengapung di sekitar tanaman nipah, tepatnya sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak menuju arah Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Saat proses penemuan, korban masih membawa sejumlah barang, di antaranya tas ransel berwarna hitam, telepon seluler dan senjata api dinas.
Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi korban menuju Dermaga Desa Sungai Badak. Dari lokasi tersebut, korban dibawa ke Puskesmas Sidomulyo, Kabupaten Mesuji, untuk penanganan awal.
Selanjutnya, jenazah Bripda Rizki dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang guna menjalani proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, sejak menerima laporan mengenai hilangnya Bripda Rizki, pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami memastikan seluruh proses pencarian dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nandang.
Polda Sumsel menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Bripda Rizki Ardianto. Kepolisian juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.
Terkait penyebab meninggalnya korban maupun bagaimana Bripda Rizki dapat terpisah dari kapal, kepolisian masih melakukan pendalaman.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat agar tidak menarik kesimpulan maupun menyebarkan spekulasi sebelum seluruh proses pemeriksaan dan penyelidikan resmi selesai.
Hasil pemeriksaan medis serta perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepolisian setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.(DHO)














