Karhutla Kertapati Capai 43 Kejadian, Herman Deru Minta Petugas Siaga 24 Jam

Camat Kertapati Rifandi Putra melaporkan, sejak Januari hingga 7 September 2026 tercatat sebanyak 43 kejadian Karhutla di wilayah tersebut.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Kramasan. Letaknya yang berdekatan dengan permukiman warga membuat penanganan kebakaran di wilayah tersebut harus dilakukan secara cepat untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat.
Dampak kekeringan dan kabut asap juga mulai terlihat dari sisi kesehatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang, terjadi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Di setiap puskesmas kecamatan, rata-rata terdapat sekitar 15 hingga 20 pasien ISPA per hari. Kasus tersebut cukup banyak ditemukan pada kelompok usia 5–9 tahun hingga 9–22 tahun.
Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, fasilitas kesehatan juga telah dilengkapi dengan alat nebulizer sebagai bagian dari penanganan gangguan pernapasan.
Usai memberikan arahan, Herman Deru secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada petugas Posko Satgas Karhutla Kertapati. Ia kemudian meninjau salah satu titik kebakaran yang berada di wilayah berseberangan dengan Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru didampingi Wali Kota Palembang Ratu Dewa serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pemerintah daerah pun didorong untuk terus memperkuat koordinasi agar upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, terutama di wilayah yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.(YL)





